Apa Saja yang Perlu Ada di Website Usaha Agar Calon Pelanggan Menghubungi
· 2 menit baca
- Website
- Panduan
Pengunjung website usaha biasanya hanya ingin tahu tiga hal: apa yang Anda jual, apakah bisa dipercaya, dan bagaimana cara menghubungi. Kalau tiga hal itu jelas dalam beberapa detik, kemungkinan mereka menghubungi jauh lebih besar. Berikut daftar periksanya.
1. Kalimat pertama yang menjelaskan usaha Anda
Di bagian paling atas, tulis dengan bahasa sederhana apa usaha Anda dan untuk siapa. Hindari slogan yang terlalu umum. "Servis AC rumah dan kantor di Bandung" lebih membantu daripada "Solusi terbaik untuk Anda".
2. Satu ajakan yang jelas
Pilih satu tindakan utama, misalnya tombol WhatsApp dengan pesan yang sudah terisi. Tombol itu sebaiknya terlihat tanpa harus menggulir jauh, termasuk di layar HP, karena kebanyakan pengunjung membuka dari ponsel.
3. Apa saja yang ditawarkan, dengan harga atau kisaran
Daftar produk atau layanan yang singkat, lengkap dengan harga. Kalau harga tergantung ukuran atau bahan, tulis "mulai dari" atau kisarannya. Calon pelanggan yang tahu kisaran harga cenderung bertanya dengan lebih tepat, dan Anda tidak perlu menjawab pertanyaan harga yang sama berulang kali.
4. Foto asli
Foto produk, ruang usaha, atau hasil kerja yang sebenarnya lebih dipercaya daripada gambar dari internet. Tidak perlu kamera mahal; cahaya yang cukup dan latar yang rapi sudah membantu.
5. Alamat, jam buka, dan peta
Untuk usaha yang menerima kunjungan, ini sering menjadi alasan utama orang membuka website. Tulis alamat lengkap, jam buka, dan tautan ke peta.
6. Bukti dari pelanggan
Beberapa testimoni singkat dari pelanggan nyata, lengkap dengan nama atau inisial dan konteksnya, membantu pengunjung baru merasa aman. Mintalah izin pelanggan sebelum menampilkannya.
7. Jawaban atas pertanyaan yang paling sering datang
Catat pertanyaan yang paling sering Anda terima, misalnya cara memesan, lama pengerjaan, atau metode pembayaran, lalu jawab di bagian tanya jawab. Ini menghemat waktu Anda dan pengunjung.
8. Cara dihubungi yang lebih dari satu
WhatsApp biasanya yang utama, tetapi sediakan juga nomor telepon atau email bagi yang lebih nyaman memakainya.
Cara memeriksa hasilnya
Buka website Anda di HP, lalu tanyakan pada diri sendiri: dalam lima detik, apakah orang yang belum mengenal usaha Anda bisa menjawab "apa yang dijual, di mana, dan bagaimana menghubungi"? Kalau belum, perbaiki bagian itu dulu sebelum menambah hal lain.